Memahami Fungsi dan Cara Kerja File htaccess


Apa sih yang dimaksud dengan file .htaccess serta apa fungsi dan cara kerja dari file .htaccess ini?

File .htaccess dapat dibuat dengan menggunakan bantuan notepad atau text editor sederhana lainnya dalam format ASCII untuk membuat konfigurasi dalam mengarahkan pengunjung web ke halaman tertentu.

Berikut fungsi dan manfaat dari file .htaccess :
1. Membuat Halaman Pesan Kesalahan (Error) Sendiri
Pesan kesalahan pada website dapat kita setting sendiri dengan melakukan konfigurasi Error pada file .htaccess tanpa menggunakan pesan kesalahan bawaan dari server. semisal kesalahan error 404 yang memiliki arti Halaman Tidak Dapat Ditemukan/ Page Not Found, dan pesan kesalahan (Error) lainnya sesuai dengan format penulisan.
2. Blokir Alamat IP Tertentu pada Website
Karena setiap pengunjung situs kita berasal dari beragam orang dan kita mencegah hal yang tidak diinginkan dari orang yang mencoba untuk mengakses folder atau file tanpa izin dari pemilik situs, maka dapat dilakukan dengan memanfaatkan setingan pada file .htaccess seperti perintah : order allow, denny, denny from all. 

3. Membuat format penamaan URL (canonicalization)
 
Pembuatan format URL biasa disebut dengan canonicalization yaitu sebuah fungsi yang dapat membuat sebuah URL home page yang berbeda dengan URL aslinya, contoh : https://www.jurnalgalih.id/  dan https://www.jurnalgalih.id/?m=1, keduanya memiliki tujuan yang sama untuk landing page jurnalgalih.id akan tetapi URL nya tampak berbeda, yang satu saya buka di versi desktop sedangkan satunya lagi versi mobile dengan tambahan karakter /?m=1. lalu apakah canonicalization ini berpengaruh terhadap SEO? ya sangat berpengaruh karena semakin banyaknya format URL yang berbeda akan membuat situs bersangkutan menjadi terbagi popularitasnya, sehingga besar kemungkinan berpengaruh terhadap ranking halaman di mesin pencarian
 
4. Setting Cache Untuk Hemat Bandwith  
 
Cache berfungsi sebagai memori sementara yang terdapat pada browser, sehingga dapat membantu pengguna internet dalam melakukan pencarian dengan lebih cepat prosesnya dan berdampak pada penggunaan bandwith lebih irit, karena jika sebuah website kekurangan dan bahkan bandwithnya habis akan mengalami proses yang disebut 'down'
 
5. Redirect Halaman 
 
Dapat membantu melakukan redirect halaman, sebagai contoh jika halaman website kita sedang mengalami gangguan (down) atau sedang perbaikan (maintenance) maka dapat dilakukan redirect halaman agar pengunjung dapat mengetahui informasi dengan pasti status website kita. 
 
6. Mencegah Hot Linking dan Penyedot Bandwith (Bandwith Leeching)
 
Kok bisa ya bandwith kita tersedot? sebagai contoh misalnya kita memiliki sebuah website dengan tampilan galeri yang memiliki banyak image dan ternyata ada website orang lain melakukan link ke image yang kita miliki, sehingga bandwith kita akan ikut tersedot. adapun perintah yang biasa dituliskan pada file .htaccess adalah sebagai berikut : RewriteEngine on, RewriteCond, dan RewriteRule  
 
 
Dan masih banyak lagi fungsi dan manfaat dari cara kerja file .htaccess seperti pengaturan SSL dan diharapkan semua programmer berbasis web dapat mengimplementasikan nya dengan baik agar website yang dibangun dapat lebih optimal 

Belum ada Komentar untuk "Memahami Fungsi dan Cara Kerja File htaccess"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel Link